Rokat Raja Mertosari “Ungkapan Rasa Syukur di hujan pertama” Masyarakat Takobuh Sampang

Rokat adalah salah satu bentuk syukur masyarakat kepada Allah SWT, sebagai perantara melalui para tokoh yang sudah meninggal dan dianggap keramat, seperti yang dilakukan oleh masyarakat kampung Takobuh jl. Rajawali kecamatan Sampang Kabupaten Sampang.

Rokat raja Mertosari ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur, biasanya dilakukan setelah turun hujan pertama, masyarakat berbondong-bondong membawa makanan (sesaji) untuk didoakan oleh tokoh ulama yakni Kiai Hasyim, sebagian ditaruh ditempat sebagian lagi dibawa pulang untuk dinikmati oleh keluarga masing-masing.

Seperti yang kita tahu Raja Mertosari adalah salah satu raja yang terkena imbasnya oleh Sultan Agung raja Mataram pertama ketika ekspansi kekuasaan ke wilayah Madura, tragedi ini dikenal dengan tragedi berdarah karena makam sang Raja Mertosari yang disatukan dengan keluarganya di dalam satu tempat.

Tidak banyak yang tahu tentang siapa Raja Mertosari, baru 2 tahun ini menurut ketua RT di kampung Takobuh H. Rifai sudah ada yang memperhatikan ketika hari jadi Kabupaten Sampang, ke depannya kita ingin ada congkop di makam raja Mertosari, ini butuh perhatian dari Pemerintah setempat, utamanya Disoporabudpar yang menangani tempat bersejarah dan cagar budaya, imbuh ketua RT dan juru kunci Makam Raja Mertosari.

Tinggalkan komentar