
Keberadaan Perkumpulan Komunitas Madoera Tempo Doeloe yang seringkali melestarikan budaya tempo dulu patut diberikan apresiasi, selain mengangkat budaya, sejarah dan ritual ala tempo dulu, MTD Trunojoyo seringkali bersinergi dengan para tokoh ulama dan budayawan guna mengulik riwayat para leluhur.
Salah satu kegiatan di bulan Sorah adalah Ter-Ater Tajhin Sora yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1443 yang dikenal Tahun Baru Islam, momentum ini tetap bisa dilaksanakan dengan prokes, karena masa pandemi acara harus dibatasi untuk tidak terlalu banyak yang berkerumun.
Rangkaian acara dari renungan malam 1 Sora, memasak Tajhin Sora di Pebabaran Trunojoyo, dilanjutkan Ter-Ater ke Kapolres, Pendopo dan Kantor Wabup yang diterima oleh Ibu Wabup, namun sayangnya Kodim tidak mau untuk dianterin Tajhin Sora ini.
Budaya ini harus dilestarikan kembali, untuk mengenalkan kepada generasi muda masa kini, mereka generasi muda butuh teladan dari kita yang masih peduli dalam pelestarian budaya, bahwa leluhur kita dari dahulu sudah berbudaya dengan segala hal yang sudah dilakukan untuk menghargai menghormati pencipta alam semesta beserta isinya.