Terbukti dan teruji, Loyalitas Nyi Ageng Yuli & Nyi Ageng Siana tidak perlu diragukan di MTD

Membantu korban orang terkena musibah apalagi korban banjir sudah seharusnya menjadi tanggung jawab sesama manusia, utamanya yang tidak terdampak bencana, jika tidak mampu membantu dengan uang bisa dengan tenaga, jika tidak kedua-duanya bisa dengan dengan doa, karena semua kebaikan manusia sebenarnya akan kembali kepada dirinya.

Seperti yang dilakukan oleh kedua Nyi Ageng MTD Trunojoyo ini, Bu Siana dan Mbk Yuli, seolah tidak kenal lelah untuk membantu orang yang terkena musibah, melalui MTD Trunojoyo ia membantu banyak orang yang sedang terkena musibah banjir, pengabdian dan keikhlasannya tidak terukur oleh ruang dan waktu, tanpa mengharap dan tidak perlu citra yang berlebihan untuk dipuja dan dipuji oleh orang lain.

Beliau berdua adalah abdi di Pebabaran Trunojoyo yang setiap hari membersihkan dhalem Trunojoyo, menanam bunga dan merawatnya adalah keseharian yang dilakukan, agar orang-orang yang datang ke Pebabaran merasa nyaman dan teduh, karena udara dan aroma dari bunga yang dirawat oleh mereka.

Tidak ada hal yang paling bisa memberikan kepuasan bathin selain pengabdian terhadap alam semesta, keikhlasan manusia memang sulit diukur, namun keikhlasan sebenarnya adalah pengabdian tanpa mengharapkan sesuatu darinya, karena sebenarnya alam semesta, Tuhan Yang Maha Esa adalah paling tahu segalanya, lebih tahu kebutuhan manusia daripada keinginan manusia.

Tinggalkan komentar