
Banjir yang Menggenangi hampir seluruh kota Sampang dengan ketinggian setengah meter sampai satu meter membuat Haji Daiman berinisiatif mendirikan posko dapur umum yang terletak di jalan Mutiara 105 Sampang dengan mengajak relawan yang peduli terhadap korban banjir untuk saling membantu.
Dengan dibantu relawan, bantuan terus mengalir, beras, ikan dan sejumlah uang dari donatur untuk disajikan ke dalam masakan dan didistribusikan kepada korban banjir.
Tidak terprediksi sebelumnya, nyatanya banjir ini cukup mengganggu roda Pemerintahan dan roda perekonomian Kabupaten Sampang, hampir semua toko dan pasar terkena banjir hingga aktivitas masyarakat harus terhambat.
Dibantu oleh relawan organisasi MTD, Ghost Rider dan Bagana dalam penyajian dan pendistribusian bantuan ke korban banjir, cukup mempercepat kerja relawan lainnya yang ada di dapur, karena memang sebelumnya kekurangan tenaga untuk mempercepat menyelesaikan pekerjaan.
Sampai malam ini sudah 400 nasi bungkus yang sudah dibuat dan didistribusikan kepada korban banjir, ini tidak lepas dari bantuan semua pihak yang dikoordinasikan oleh Haji Daiman untuk bisa segera membantu masyarakat yang terdampak banjir.