
Kedatangan pertama di Pebabaran Trunojoyo Bapak Herman Hidayat yang dikenal panggilan Pak Dayat meluangkan waktunya mampir ketika ada pertemuan MTD Trunojoyo, waktu itu ia berpakaian nyentrik seperti layaknya Seniman, asli Sampang yang saat ini berdomisili di Surabaya sudah berusia senja namun masih sehat walafiat.
Singkat cerita beliau memperkenalkan diri tentang siapa dirinya, dalam ceritanya Bapak Dayat adalah salah satu orang kepercayaan Bapak Noer Cahya (Mantan Bupati Sampang), dan tidak kalah pentingnya beliau ternyata ahli pijat urat saraf, yang dalam cerita sebagai pemijat khusus mantan Gubernur Jatim.
Berbincang-bincang tentang Trunojoyo, kenapa Ia tidak bisa menjadi Pahlawan Nasional, ternyata sejak dahulu Pangeran Trunojoyo sudah diajukan oleh Pemerintah Daerah, melalui Dinas Sosial Kabupaten Sampang namun kendalanya terletak pada silsilah siapa Ibu Pangeran Trunojoyo.
Diskusi yang sangat menarik ketika ia menceritakan bahwa ia pernah diberikan tanggung jawab untuk mencari silsilah siapa gerangan R.Nila Prawata atau Pangeran Trunojoyo, lanjut cerita ia pernah turun langsung ke masyarakat di sekitar Pebabaran, ia langsung menanyakan kepada petuah disana, karena tempat yang disinyalir satu-satunya tempat kelahiran Pangeran Trunojoyo pasti orang sekitar banyak tahu silsilah itu.
Namun fakta yang didapatkan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, semua yang ditanyakan tidak tahu menahu siapa gerangan Ibu Pangeran Trunojoyo, kemungkinan besar karena di rumah Pebabaran Trunojoyo saat itu adalah keluarga ningrat yang tidak sembarangan masyarakat sekitar bisa masuk kesana, menjadi alasan yang kuat terkait kasta.
Dalam cerita singkat Bapak Dayat masih tetap memberikan semangat kepada MTD Trunojoyo untuk terus Berjuang sampai ditemukan titik temu dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, meskipun masyarakat pada umumnya menganggap sebagai Pahlawan Nasional, akan tetapi sampai saat ini belum ada sertifikat resmi dari Pemerintah Republik Indonesia untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Diakhir pertemuan itu Bapak Dayat ternyata mengungkap siapa dirinya yang masih keturunan ningrat turunan dari Sunan Giri, itu bisa dibuktikan oleh Haji Daiman seorang budayawan muda yang banyak bertanya kepada Bapak Dayat, saya akan mencari serat kuno dan peninggalan lainnya sisa kakek nenek saya nanti jika diperlukan data-data itu, ucap terakhir sebelum mengakhiri pertemuan dengan pengurus MTD Trunojoyo.