
Tidak ada hal yang lebih penting untuk saat ini bagi Perkumpulan Madoera Tempo Doeloe Trunojoyo atau disingkat MTD Trunojoyo memperjuangkan sang putra daerah Sampang Madura menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.
Semua kegiatan yang dijalankan dari awal yang paling utama adalah memperjuangkan Pangeran Trunojoyo ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional Indonesia, target utama ini tidak lepas dari nama yang digunakan MTD ini adalah nama Trunojoyo, nama Trunojoyo adalah simbol perjuangan, simbol semangat membela yang benar, rakyat yang tertindas dari kaum penjajah.
Simbol perjuangan Trunojoyo adalah murni pergerakan yang berasal hati nurani untuk kepentingan rakyat banyak, suara hati adalah suara kebenaran setiap insan, jangan kotori jangan nodai dengan kepentingan yang sifatnya tendensi untuk kepentingan politis kepentingan pribadi atau golongan, jika simbol perjuangan ini harus ternoda dengan kepentingan bertentangan dengan nurani, maka tinggal tunggu saatnya tiba, karena semua akan kembali kepada dirinya sendiri.
Meminta dukungan kepada seluruh rakyat Indonesia yang peduli dengan perjuangan Trunojoyo adalah hal lumrah bagi yang peduli terhadap perjuangan MTD ini, perjuangan Trunojoyo tidak akan pernah habis dari generasi ke generasi, jiwa Trunojoyo ada di generasi pejuang yang berbudi luhur, semua itu seolah mengalir begitu saja, jiwa itu menyatu menjadi satu dalam proses perjuangan MTD.
Doa 1000 yasin ini dikhususkan untuk Pangeran Trunojoyo agar bisa ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional, menyambut hari Pahlawan Nasional 2020 MTD Trunojoyo mengajak seluruh elemen masyarakat, semua profesi dan seluruh warga di Indonesia untuk mengaji tawasul dan mendoakan Pangeran Trunojoyo bisa ditetapkan Pahlawan Nasional Indonesia.
Dimulai hari jumat tanggal 6 November sampai 10 November 2020 menjelang dini hari acara ini digelar, meskipun acara sederhana, namun persiapan ini juga bertepatan dengan pengambilan gambar film pendek yang diperankan oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, kegiatan ini yang tidak disengaja bisa bersinergi dengan Bung Fafan selaku pekerja seni dan anggota DPRD Sampang yang mempelopori film pendek menyambut Hari Pahlawan Nasional 10 November 2020.