
Acara cocoghan Maulud Nabi Muhammad SAW di Pebabaran Trunojoyo di jalan Pahlawan Gg. VIII Sampang yang diadakan oleh MTD Trunojoyo adalah pertama kali dengan salah satu tujuan memberikan kabar kepada seluruh masyarakat Sampang bahwa sudah memasuki bulan Maulud Nabi Muhammad SAW.
Kedatangan Bapak Bupati Sampang ke Pebabaran Trunojoyo mengagetkan semua pihak, karena Bapak Bupati Sampang Haji Slamet Junaidi memprioritaskan datang ke acara Cocoghan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh MTD Trunojoyo daripada acara yang lainnya.
Warga sekitar yang melihat turut bangga dengan kedatangan Bapak Bupati ke Pebabaran Trunojoyo, karena dengan datangnya Bupati Sampang Pebabaran Trunojoyo nantinya rumah bersejarah ini bisa dirawat dan dilestarikan kembali sebagai salah satu tempat warisan bangsa Indonesia.
Rumah bersejarah ini merupakan tempat Pangeran Trunojoyo dilahirkan dan ditempatkan ari-ari nya, ini adalah bukti otentik dan tidak ada di daerah manapun mengklaim tempat kelahiran dan keberadaan ari-ari Pangeran Trunojoyo.
Bapak Bupati Sampang Haji Slamet Junaidi memilih duduk bersama dibawah bersama tamu undangan yang lain, dengan didampingi oleh ketua MTD Trunojoyo Sampang Raden Achmad Fauzan, Bupati Sampang sempat melihat arah kanan kiri depan belakang karena mungkin merasa prihatin dengan keadaan rumah bersejarah ini.
Dengan menginjakkan kaki di tanah kelahiran Pangeran Trunojoyo, kini Bapak Bupati otomatis bergelar Ki Ageng, Raja Sampang pertama yang bergelar Ki Ageng adalah Haji Slamet Junaidi.