
Baru kali ini Pebabaran Trunojoyo kedatangan tamu dinas Pemkab Sampang secara resmi, kedatangan tim Terpadu pada hari rabu tanggal 7 Oktober 2020 tepat di siang hari ini adalah sebagai bentuk silaturahmi terhadap organisasi kemasyarakatan yang ada di seluruh Kabupaten, selain silaturahmi dan sebagai Mitra Pemerintah, MTD Trunojoyo juga ditanyakan kelengkapan arsip administratif akte notaris, SK Menkumham dan juga SKT, tidak lupa struktur dan AD/ART organisasi.
Menindaklanjuti banyaknya organisasi masyarakat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tidak jelas atau abal-abal, tim Terpadu harus turun sendiri mengecek dan menyeleksi organisasi mana yang layak dan tidak layak secara administratif, apakah organisasi itu bisa bergerak sesuai visi dan misi dan AD/ART yang tertulis di dokumen.
Yang banyak terjadi saat ini adalah penyalahgunaan wewenang oknum organisasi kemasyarakatan, masyarakat pada umumnya tidak bisa membedakan mana LSM dan wartawan, muncul intimidasi terhadap proyek yang digunakan oleh mitra perusahaan Pemerintah ataupun swa kelola Sekolah, mereka meminta jatah uang pelicin agar proyek yang dikerjakan bisa lancar terkendali, jika tidak bisa untuk bekerjasama dengan baik, maka oknum tersebut menjelma sebagai wartawan yang siap untuk memberitakan di media, ujar salah satu tim Terpadu mengungkapkan.
Oknum tersebut lebih dari petugas yang seharusnya menangani hal itu, di utara banyak ditemukan kasus dan modus seperti itu, LSM yang tidak lengkap secara administratif sekitar 50, kedatangan kami ke Pebabaran Trunojoyo Sampang ini adalah membina agar bisa mengikuti aturan sesuai perundang-undangan Ormas, imbuhnya.
Suasana semakin akrab diselingi canda tawa karena ada sesi tanya jawab terkait bahan pembicaraan yang humoris, terkait kelengkapan adminstratif organisasi kemasyarakatan MTD Trunojoyo Sampang, Bapak Bagus sebagai wakil ketua MTD Trunojoyo menyodorkan struktur organisasi MTD dan kelengkapan lainnya, dan dari tim Terpadu menyarankan agar membenahi acara yang sudah dilakukan agar lebih baik lagi.
Dan sebagai penutup tim Terpadu Pemkab Sampang memberikan pantun sebagai tanda perpisahan dalam acara, dan dibalas kembali oleh anggota MTD Trunojoyo, hingga harus diakhiri foto bersama sebagai dokumentasi dan laporan pertanggungjawaban.