
Museum menjadi kebutuhan dasar bagi setiap daerah sebagai identitas jati diri dan ciri khas setiap daerah utamanya di Kabupaten Sampang, Banyak hal yang bisa dimanfaatkan dengan keberadaan Museum di Kabupaten Sampang, selain meyimpan benda bersejarah peninggalan leluhur, bisa juga dimanfaatkan untuk wisata edukasi kunjungan wisatawan maupun tempat belajar anak milineal.
Apa pentingnya belajar sejarah bagi generasi saat ini?, pertanyaan itu dijawab dengan pertanyaan balik oleh salah satu Tim Ahli Cagar Budaya dari Trowulan yakni Bapak Hariri, bagaimana jika anda saat ini tidak tahu siapa orang tua anda?, apa yang anda rasakan? seperti itulah rasanya ketika kita tidak tahu sejarah orang tua kita, nestapa dan lain sebagainya, dialog santai itu berlangsung sangat singkat namun banyak memberikan cukup informasi tentang pentingnya belajar sejarah dan melestarikan peninggalannya, agar kita tahu siapa jati diri kita ini.
Perbincangan itu melahirkan banyak rencana yang harus diusulkan kepada Pemerintah Daerah Sampang, dari bangunan sejarah benda sejarah, dan tidak kalah pentingnya adalah Museum dengan nama Trunojoyo, sebuah ide cemerlang dari para ketua MTD Trunojoyo Haji Daiman dan Bapak Bagus, bagaimana bisa dibangun standart Museum yang baik dan lokasi strategis untuk Sampang.
Museum Trunojoyo yang harus bisa direalisasikan oleh Pemerintah Daerah, kebutuhan ini adalah kebutuhan dasar dan kebutuhan mendesak, karena ini identitas jati diri Sampang, Museum harus dibentuk edukatif dan harus ada unsur estetika, tujuannya tidak lain adalah menjadi pusat wisata edukatif regional untuk wisatawan lokal belajar maupun wisatawan luar daerah, Museum ini juga harus unik agar pengunjung bisa berswafoto, tentunya juga dengan tarif yang murah meriah agar Pemerintah bisa terus menerus memelihara dan mengembangkan barang pusaka yang ada didalamnya.
Sebuah ide yang relatif kreatif, MTD sebagai Mitra pemerintah sangat peduli untuk Sampang ke depannya, apalagi sekarang Sampang dengan slogan Sampang Hebat Bermartabat, sesuai dengan dawuh Bapak Bupati Sampang Jas Merah yang artinya Jangan sekali kali melupakan sejarah, dengan adanya Museum Trunojoyo yang punya standarisasi maka ini merupakan representatif di Kabupaten Sampang.
Terus dimana lokasi yang strategis untuk Museum Trunojoyo? Berdasarkan usulan banyak budawan dan pemerhati lingkungan utamanya Haji Daiman dan Bapak Bagus Sulthon, disebelah Selatan Monumen adalah lokasi yang cukup strategis menjadi Museum, lahan bertepatan di barat Makam Bapak Nor (Mantan Gubernur Jawa Timur) adalah lahan milik Pemerintah Daerah Sampang yang ditempati salah satu asisten, Satu-satunya lahan milik Pemerintah ini yang mungkin bisa dialihkan kepentingan umum untuk mengangkat derajat dan identitas diri Kabupaten Sampang sehingga bisa Hebat dan Bermartabat.