
Bulan sappar oleh sebagian masyarakat dikenal dengan bulan setelah muharram dan banyak yg belum mengetahui makna bulan sappar disini
Para pembudaya saat ini hanya menerima peninggalan budaya berupa ritual bubur sappar dimana kita hanya melakukan
1.buat bubur sappar
2.berdoa untuk kebaikan
3.bershodaqoh lewat bubur sappar
Kita sampai saat ini belum menggali makna filosofi yg tersimpan dalam ritual bubur sappar kalau diteliti secara mendalam bulan sappar dipastika setelah bulan muharrom atau bulan suro dimana di bulan itu adalah proses penciptaan manusia dan selalu disertai shodaqoh tajhin suro dan untuk bulan sappar adalah proses penyatuan manusia se utuhnya sampai 41 hari dimana 4 napsu menyatu dan kuat itulah harapan 41 hari setelah tanggal 1 -7 bulan suro ditambahkan 41 hari setelahnya dan tanggal itu jatuh dibulan sappar kksaran tanggal 7,8,9,10,11 yg kemudian disarankan utk seluruh bulan sappar kita wajib bersedekah untuk kebaikan manusia
Sehingga warna tajhinpun warna warni mengacu pada aura napsu2 tersebut dimadura bisa pakai warna 2- 5 dan umumnya
Pakai 2 warna,warna yg selalu ada dan harus ada yaitu warna putih karena melambangkan kesucian,ketulusan,keihlasan sifat manusia
Dan semoga artikel ini bisa berguna bagi para pembaca utk jadi refrensi hidup kita yg berbudaya
Salam budaya
Selamat membaca
20-9-2020
By ghus khocaak