Madoera Tempo Doeloe Sudah saatnya Kembali pada Fitrah Jati Dirinya

Visi Misi Madoera Tempo Doeloe

Ada beberapa alasan yang menyebabkan Kabupaten Sumenep tidak tergabung dalam organisasi Perkumpulan Madoera Tempo Doeloe yang disingkat MTD, ada penuturan teman diskusi di Pababaran Sampang memberikan informasi yang mengejutkan, bahwa ada beberapa oknum MTD yang ingin mengarahkan organisasi kebudayaan ini untuk proyek pribadi atau golongan dengan bekerja sama dengan Pemerintah untuk pengembangan pariwisata.

Bicara Keinginan, semua orang punya keinginan, bicara kepentingan, semua orang punya kepentingan, suatu hal yang alamiah yang ada dalam diri manusia, namun jika tidak disertai oleh keinginan luhur, mengabdikan diri untuk kepentingan banyak orang, maka yang terjadi tinggal menunggu kehancurannya, ini biasa terjadi di dalam banyak organisasi kecil dan besar, kehancurannya dimulai dari perpecahan internal yang hanya mementingkan ego sektoral, bukan kepentingan umat.

Saat itu ia melanjutkan cerita menuturkan dan mempertanyakan, dimana pelestarian dan nilai budaya tempo dulu di organisasi MTD ini yang sesuai dengan visi misi tertulis, sangat disayangkan pembentukan organisasi yang luhur ini harus dinodai dengan adanya oknum yang ingin mengambil manfaat mengatasnamakan lembaga MTD melobi kepada pemerintah untuk kepentingan proyek pribadinya nanti.

Sudah jauh dari cita-cita luhur Madoera Tempo Doeloe, jauh dari visi misi, Cita-cita luhur yang di emban dan tertulis di AD/ART oleh para pendiri seringkali disalah artikan atau salah tafsir pada anggota MTD yang lain, banyak para oknum menyelinap masuk ke MTD memanfaatkan organisasi ini untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok, tidak heran organisasi ini pun berjalan sangat lamban.

Sesuai informasi yang didapatkan dari orang Sumenep yang tergabung dalam Sumenep Tempo Doeloe, alasan pertama Sumenep Tempo Doeloe lebih dahulu terbentuk daripada Madoera Tempo Doeloe, alasan yang kedua adalah orang-orang MTD lebih banyak memikirkan proyek Perusahaannya daripada memikirkan pengembangan organisasi ini ke depan, organisasi ini tidak lebih dipakai sebagai kendaraan mendapatkan proyek sebagai Mitra Pemerintah.

Jika informasi ini valid, maka mohon untuk bisa koreksi diri di masing-masing pengurus Kabupaten dan para pengurus pusat segera meluruskan tentang visi misi Madoera Tempo Doeloe, karena kita sebagai orang Madura merasa peduli dan ikut andil untuk pengembangan dan pelestarian budaya di Madura.

Tinggalkan komentar