Gerakan Moral Perjuangan MTD Untuk Kepahlawanan Pangeran Trunojoyo, (Jangan Kotori dengan komentar sinismu, jika kau pun tidak mampu berbuat apa)

Pababaran Trunojoyo Sampang

Kapan hari ketika menulis artikel tentang sejarah dan arti perjuangan organisasi MTD Trunojoyo yang memperjuangkan Pangeran Trunojoyo menjadi Pahlawan Nasional adalah bukan hal yang baru, jauh sebelum itu banyak orang yang sudah memperjuangkan Pangeran Trunojoyo menjadi sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia, namun kandas di tengah jalan.

Melihat komentar para netizen yang merasa sudah banyak berbuat tentang Kepahlawanan Pangeran Trunojoyo, ada hal yang mengganjal dalam diri saya dan mempertanyakan mereka yang merasa ikut andil dalam memperjuangkan Kepahlawanan Pangeran Trunojoyo karena komentar miringnya, kenapa baru sekarang, baru bangun tidur ya?, dan banyak komentar lainnya.

Sudah tidak mau mendukung gerakan moral ini, akan tetapi mereka malah berkomentar miring, dengan komentar sinis mereka membuat gerakan ini menjadi pesimis, seolah memperjuangkan Pangeran Trunojoyo menjadi sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia baru kali dilakukan, jika hanya komentar dengan nada miring seperti itu semua orang bisa, sangat ironi karena mereka bagian dari orang Madura bagian dari gerakan Madoera Tempo Doeloe yang mempunyai seorang Ksatria membela kebenaran membela rakyat yang tertindas yakni Pangeran Trunojoyo.

Salah satu visi misi Madoera Tempo Doeloe adalah Melestarikan budaya leluhur sehingga tercipta keinginan luhur untuk kesejahteraan masyarakat Madura.

Seperti yang kita tahu tentang Pangeran Trunojoyo dianggap sebagai Pahlawan bagi orang Madura, namun secara administrtif sampai saat ini belum ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia, tempat lahirnya ada di Pababaran Jalan Pahlawan Gg. VIII Sampang, karena itu MTD di Sampang memakai nama “Trunojoyo” Sebagai simbol Perjuangan.

Tidak kata lain selain kita bersama untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa bergotong-royong menuju keinginan luhur dalam membangun bangsa, menyongsong gerakan moral Madoera Tempo Doeloe ini untuk menjadi manfaat bagi tanah kelahiran Madura dan bangsa Indonesia.

Tinggalkan komentar