Pertemuan kita disini adalah sebuah takdir Ilahi

Penduduk di dunia sudah hampir tidak bisa dihitung dengan jari, di Indonesia sudah mencapai kurang lebih 250 juta penduduk, belum di negara-negara lain yang mencapai milyar penduduk seluruh dunia, semua terpetak terkotak dalam satu bumi dan satu atap langit.

Sebuah rahasia ilahi sampai saat ini kita sebagai manusia telah dikotak-kotakkan oleh hal yang materialistis dipertemukan dalam satu kesatuan di bumi sebagai salah satu planet yang mempunyai kehidupan.

Sudah menjadi rahasia umum setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, begitulah hukum alam dualitas kehidupan, suatu saat kita semua akan dihadapkan pada dua pilihan hidup, ditinggalkan atau meninggalkan.

Itu adalah takdir dari Ilahi yang kadang tersembunyi tanpa kita sadari, bagi yang tidak memahami itu merupakan sebuah tragedi yang mungkin tidak akan berhenti, bagi yang sudah memahami itu merupakan bagian dari kehidupan yang harus dilalui oleh setiap insani.

Tidak ada kata lain pertemuan kita di hari ini merupakan hasil sebuah proses menjadi frekuensi yang sama, satu visi satu misi, banyak yang harus kita lalui dengan berdiskusi untuk mencapai menggapai apa yang yang belum terobati bathin yang sudah lama tidak terisi oleh cinta kasih murni.

Segala sesuatu di bumi adalah titipan sang Ilahi untuk mengantarkan kita pada suatu nilai kasih, bukan materialis yang semakin mengikat kita pada hal yang bukan milik kita secara hakiki.

Suatu saat kita akan mengerti memahami esensi dimensi kehidupan ini, buka hati buka diri untuk suatu hal yang alami mengisi ruang takdir yang digariskan oleh sang Ilahi.

Tinggalkan komentar