
Sama halnya dengan masyarakat lain warga Sampang yang ternyata banyak juga ikut peduli tentang Pangeran Trunojoyo, namun mereka memilih melihat mengamati dan terus mengikuti perkembangan berita tentang seberapa jauh kepedulian masyarakat kepada Pahlawan Nasional Madura ini yakni Pangeran Trunojoyo.
Salah satu warga yang mempunyai toko di jalan Trunojoyo Syahrul Romadhon mengatakan “tetangga sebelah toko saya ini dikelilingi Jalan nama Nasional, ada jalan Diponegoro, KH. Wahid Hasyim, KH. Hasyim Asyari, Agus Salim, akan tetapi kenapa di tempat saya Jalan Trunojoyo ini bukan Pahlawan Nasional, padahal jelas sejarahnya dan sering dipakai dimana-mana, bahkan kota besar nama Trunojoyo ini, kenapa dan ada apa sebenarnya?, imbuhnya.
Banyak yang mempertanyakan dan banyak yang ingin memahami apa kendala sebenarnya sampai sekarang Pangeran Trunojoyo ini belum dijadikan Pahlawan Nasional, padahal sosoknya membela kebenaran dan keadilan warga Madura dengan VOC dan Kerajaan Mataram yang menjajah rakyat Nusantara.
Disisi lain Bapak Bupati dan Kadis Arsip Daerah sudah mengatakan bahwasanya telah mengajukan pemberkasan Pangeran Trunojoyo ini untuk bisa dijadikan Pahlawan Nasional.
Untuk itu melalui organisasi MTD Trunojoyo ini mari kita terus kumandangkan dengan sering menyebutkan bahwa Pangeran Trunojoyo adalah Pahlawan Kami, gerakan dari bawah ini belum terdengar keras ke atas, butuh massa yang peduli dan ikut andil agar bisa terealisasikan Pangeran Trunojoyo adalah Pahlawan Nasional Indonesia.